Deskripsi Produk LEANOM
Bit bor tombol ulir karbida tersedia dalam beberapa jenis, termasuk bit tipe silang, bit reaming, dan adaptor pilot. Setiap jenis memiliki karakteristik dan aplikasi unik dalam persyaratan pengeboran tertentu.
Cross-Type Bit: Cross-type bit menampilkan konfigurasi di mana tombol karbida disusun dalam pola silang. Desain ini memberikan stabilitas yang sangat baik dan tindakan pemotongan yang efisien, sehingga cocok untuk berbagai formasi batuan. Mata bor tipe silang biasanya digunakan dalam aplikasi pengeboran batu sedang hingga keras, menawarkan penetrasi yang andal dan ketahanan aus yang baik.
Reaming Bit: Reaming bit dirancang dengan bentuk meruncing dan beberapa baris tombol karbida. Bit ini terutama digunakan untuk memperbesar lubang bor atau lubang pilot yang ada. Reaming bit menghasilkan pemotongan yang efisien dan tindakan reaming yang mulus, memungkinkan pembesaran lubang yang presisi dan akurat. Mereka sering digunakan dalam aplikasi seperti pengeboran sumur, konstruksi pondasi, dan pembuatan terowongan.
Adaptor Pilot: Adaptor pilot digunakan bersama dengan bit tombol ulir karbida untuk memberikan panduan dan stabilisasi selama operasi pengeboran. Mereka biasanya melekat pada ujung depan string bor dan bertindak sebagai pilot atau panduan untuk proses pengeboran. Adaptor pilot meningkatkan akurasi dan kelurusan lubang bor, terutama dalam kondisi pengeboran yang menantang atau saat mengebor di formasi batuan retak.
Bit bor tombol ulir karbida, termasuk bit tipe silang, bit reaming, dan adaptor pilot, temukan aplikasi di berbagai industri dan skenario pengeboran. Mereka umumnya digunakan dalam pertambangan, konstruksi, eksplorasi geoteknik, dan pengeboran sumur. Bit ini unggul dalam tugas-tugas seperti pengeboran lubang ledakan, eksplorasi geologi, pengeboran pondasi, dan operasi pembuatan terowongan. Desainnya yang kuat, tindakan pemotongan yang efisien, dan kinerja yang andal menjadikannya alat penting untuk mencapai hasil pengeboran yang optimal dalam beragam aplikasi pengeboran.

Spesifikasi LEANOM

Mata bor kancing benang karbida tersedia dalam berbagai desain, termasuk rok panjang, rok pendek, dan bit kancing retrac. Setiap desain memiliki karakteristik unik dan cocok untuk kebutuhan pengeboran tertentu.
1. Rok Panjang: Bit kancing rok panjang menampilkan panjang rok yang lebih panjang, memberikan stabilitas yang ditingkatkan dan kelurusan lubang yang lebih baik. Mata bor ini ideal untuk kondisi pengeboran yang menantang di mana formasi rentan terhadap penyimpangan atau memerlukan kontrol yang lebih baik terhadap defleksi lubang. Long skirt bit umumnya digunakan dalam pengeboran lubang dalam, pengeboran terarah, dan aplikasi di mana penyimpangan lubang perlu diminimalkan.
2. Rok Pendek: Bit kancing rok pendek memiliki panjang rok yang lebih pendek, menawarkan peningkatan kemampuan pembilasan dan pembuangan serpihan yang lebih baik selama pengeboran. Mereka sangat cocok untuk formasi batuan yang lebih lunak atau kondisi pengeboran di mana evakuasi stek yang efisien sangat penting. Bit rok pendek sering digunakan dalam aplikasi seperti penambangan terbuka, penggalian, dan pengeboran untuk keperluan umum.
3. Retrac Button Bit: Retrac button bit menampilkan kepala tombol yang dapat ditarik yang dapat ditarik ke badan bit. Desain ini memungkinkan penggantian tombol yang aus atau rusak dengan lebih mudah dan lebih cepat tanpa perlu mengganti seluruh bagiannya. Bit tombol retrac menawarkan efektivitas biaya dan pengurangan waktu henti dalam operasi pengeboran. Mereka menemukan aplikasi dalam berbagai proyek pengeboran, termasuk pengeboran eksplorasi, konstruksi, dan rekayasa geoteknik.
Pilihan desain untuk mata bor kancing ulir karbida tergantung pada persyaratan pengeboran khusus, formasi batuan, dan hasil yang diinginkan. Bit skirt panjang memberikan stabilitas dan kontrol dalam formasi yang menantang, sedangkan bit skirt pendek menawarkan pembilasan yang lebih baik di batuan yang lebih lembut. Bit tombol retrac memberikan kemudahan dan efektivitas biaya dalam penggantian tombol. Memahami kondisi dan tujuan pengeboran membantu dalam memilih desain yang paling cocok untuk mencapai kinerja dan produktivitas pengeboran yang optimal.









