Deskripsi Produk
LEANOM
Kesesuaian komposisi batuan untuk menggunakan Mata Bor Sumur Air Hammer Udara DTH 12" bergantung pada berbagai faktor, antara lain kekerasan dan kekasaran batuan. Pengeboran DTH adalah metode yang biasa digunakan di pertambangan, konstruksi, dan penggalian untuk mengebor lubang di dalamnya. batuan untuk berbagai keperluan, seperti peledakan, eksplorasi, atau pekerjaan pondasi.
Spesifikasi
LEANOM
Paduan Baja: Mata Bor Sumur Air Palu Udara DTH 12" biasanya terbuat dari paduan baja berkualitas tinggi. Nilai spesifik baja yang digunakan dapat bervariasi, namun harus kuat dan tahan terhadap aus dan panas. Paduan baja yang umum digunakan dalam pengeboran bit termasuk baja karbon, baja paduan, dan baja yang diberi perlakuan panas.
Sisipan Karbida: Untuk meningkatkan ketahanan aus dan efisiensi pemotongan Mata Pengeboran Sumur Air Palu Udara DTH 12", sisipan tungsten karbida sering kali disematkan pada permukaan pemotongan mata bor. Sisipan ini sangat keras dan dapat menahan gaya abrasif yang ditemui selama pengeboran.
Sisipan Intan (Opsional): Dalam beberapa kasus, terutama untuk pengeboran pada formasi batuan yang sangat keras, sisipan intan dapat digunakan sebagai pengganti atau tambahan tungsten karbida. Berlian adalah salah satu material terkeras di Bumi dan sangat efektif untuk mengebor batuan yang sangat keras.
Segel dan cincin-O: Mata Bor Sumur Air Palu Udara DTH 12" memiliki segel dan cincin-O untuk mencegah kebocoran udara dan air selama proses pengeboran. Segel ini biasanya terbuat dari bahan karet sintetis atau elastomer lain untuk memberikan segel yang aman.
Komponen yang Dikeraskan: Berbagai komponen di dalam mata bor, seperti betis mata bor atau ban dalam, dapat dikeraskan untuk meningkatkan ketahanannya terhadap keausan dan memperpanjang masa pakai mata bor.
Perlakuan Panas: Banyak bagian dari Mata Pengeboran Sumur Air Palu Udara DTH 12" dapat menjalani proses perlakuan panas untuk meningkatkan kekerasan dan daya tahannya.
Pelapis Permukaan: Beberapa Mata Pengeboran Sumur Air Palu Udara DTH 12" mungkin memiliki pelapis khusus atau perawatan permukaan untuk meningkatkan kinerja dan umur panjangnya. Pelapis ini dapat mencakup pelapis tungsten karbida atau bahan tahan aus lainnya.
Bahaya proyektil
LEANOM
PERINGATAN:
Selama pengeboran batu, serpihan atau partikel batu lainnya dapat menjadi proyektil dan menyebabkan cedera tubuh jika mengenai operator pengeboran atau orang lain. Gunakan alat pelindung diri yang disetujui, termasuk pelindung mata tahan benturan, untuk mengurangi risiko cedera akibat proyektil.
Bahaya kebisingan
PERINGATAN:
Tingkat kebisingan yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen. Gunakan pelindung pendengaran sesuai dengan peraturan kesehatan dan keselamatan kerja.
Sedang mengemas
LEANOM
Pilih Kotak Kayu yang Tepat:
Pilih kotak kayu yang cukup kuat dan kokoh untuk menahan beban dan melindungi mata bor dari kerusakan selama penanganan dan pengiriman. Kotak-kotak tersebut harus berukuran sesuai untuk menampung mata bor dengan nyaman.
Siapkan Kotak:
Periksa kotak kayu apakah ada cacat, seperti paku lepas atau retak. Perbaiki masalah apa pun, jika perlu. Pastikan bagian dalam kotak bersih dan bebas serpihan.
Siapkan Mata Bor DTH:
Periksa mata bor DTH apakah ada kerusakan atau cacat. Pastikan semuanya bersih dan bebas dari kotoran atau minyak. Jika diperlukan, Anda dapat melapisi mata bor dengan lapisan tipis penghambat karat untuk mencegah korosi selama penyimpanan.
Bahan Bantalan:
Lapisi bagian bawah kotak kayu dengan bahan busa atau bantalan. Ini akan memberikan perlindungan tambahan pada mata bor dan mencegahnya berpindah selama transit.
Susunan Mata Bor:
Tempatkan mata bor DTH dengan hati-hati di dalam kotak kayu. Pastikan semuanya diatur sedemikian rupa sehingga meminimalkan kontak satu sama lain untuk mencegah kerusakan atau terkelupas. Anda mungkin ingin memisahkannya menggunakan pemisah busa atau slot tersendiri.
Amankan Mata Bor:
Setelah mata bor terpasang, kencangkan dengan meletakkan busa atau bahan bantalan di atasnya. Ini akan mencegah pergerakan dan melindungi terhadap guncangan atau benturan apa pun.
Tutup dan Segel Kotak:
Tutup kotak kayu dan tutup rapat menggunakan paku, sekrup, atau selotip. Pastikan kotak tertutup rapat untuk mencegah masuknya uap air atau kontaminan.
Pelabelan:
Beri label pada kotak kayu dengan informasi penting seperti isinya (mata bor DTH), jumlah, berat, dan petunjuk penanganannya. Gunakan spidol atau label yang tahan air dan mudah dibaca.
Pengepakan untuk Pengiriman:
Jika Anda berencana mengirimkan kotak kayu, susun dan kencangkan di atas palet. Gunakan strapping atau shrink wrap untuk mengamankan kotak ke palet. Pastikan kotak stabil dan tidak bergeser selama transit.









